Sumsel: Masyarakat Paiker Sangat Mengharapkan Keberadaan Air Bersih PDAM

jejakkasus.co.id, EMPAT LAWANG – Warga masyarakat sangat mengharapkan keberadaan Air Bersih di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Terkait hal itu, Direktur Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Tirta Seguring Betung, Empat Lawang Ir. Jauhari Hora melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) didampingi Kabag Umum H. Rizal Matcik, S.H., Kabag Teknik Herman, Kabag Keuangan H. Thamrin Lintang, S.E., Sabtu (19/03/2022).

Kepala Unit IKK Paiker Nazori dan staf telah beraudensi langsung dengan perwakilan masyarakat dari 8 desa di Kecamatan Paiker bertempat di Pendopoan Kecamatan Paiker dalam rangka mensosialisasikan program normalisasi Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) IKK Paiker.

Masyarakat Paiker menyambut baik program Perumda Tirta Seguring Betung untuk segera mendapatkan pelayanan distribusi Air Bersih yang dikelola oleh PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum).

Dalam temu wicara tersebut yang diinisiasi oleh Susanto selaku Sekcam Kecamatan Paiker.

Diketahui, masyarakat Paiker mengajukan usulan-usulan yang diwakili oleh Dung Cik Sekdes Bandar Agung Zul Muhtaridi mantan Kades Talang Randai dan Darmawan Kades Air Mayan,

Keberadaan PDAM sudah lama dinantikan untuk menyediakan Air Minum yang  sehat menurut standar WHO.

Dijelaskan Nur Muhtaridi,  bahwa sebenarnya di Paiker banyak sumber-sumber Air yang melimpah, akan tetapi tidak layak lagi untuk dikomsumsi.

Dung Cik sangat menyambut baik sosialisasi untuk segera merealisasikan pengelolaan Air Minum di Paiker dan akan mem- Back Up sepenuhnya.

“Masyarakat sudah berbagai usaha untuk mendapatkan Air Bersih, di antaranya membuat  Sumur Gali,  pembuatan Sumur Bor. Namun, hasilnya tetap tidak hygines, karena airnya berbau karat,” jelas Dung Cik.

Sementara, Darmawan Kades Air Mayan menerangkan, bahwa sebenarnya sudah ada Instalasi Air Bersih program dari Perkim TA 2020 yang dikelola oleh desa.

“Namun, hasilnya tetap tidak maksimal dan tidak dapat dikonsumsi, dikarenakan pengelolaan seadanya dan tidak menjamin kebersihannya,” tutur Darmawan.

Lanjut Darmawan, disamping itu tidak ada pemeliharaan yang rutin, sehingga Instalasi yang ada mengalami kerusakan di sana-sini.

Darmawan menjelaskan, sebagai langkah awal, Perumda Tirta Seguring Betung akan segera memprogramkan pekerjaan sebagai pilot project untuk merealisasikan dua desa terlebih dahulu, yaitu Desa Penantian dan Desa Tanjung Beringin.

“Dalam waktu dekat, petugas Perumda Unit Paiker segera menginventarisir pelanggan-pelanggan lama (Eksisting) maupun calon pelanggan baru. Selanjutnya, diteruskan untuk desa-desa yang lain, sehingga merata di 8 desa di Kecamatan Paiker,” pungkasnya. (Sulman/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *