EMPAT LAWANG, jejakkasus.co.id, – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 1 Ulumusi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) disertai haru yang mendalam bagi Dewan Guru dan Siswa, Senin (2/2/2026).
Salah satu Dewan Guru Sigit Purnomo mengatakan, suasana pada hari itu penuh dengan keheningan, semua Peserta yang hadir memandangi Bapak Musyairin dengan menahan tangis yang tak terbendung.
“Mereka merasa kehilangan, kerena Kepala Sekolah Bapak Musyairin akan pindah jabatan di tempat yang baru,” kata Sigit.
“Sosok yang baik selama 3 tahun Beliau memimpin, kami selalu rukun, Beliau suka berbagi baik materil maupun spiritual, dan beliau terlihat karekter yang membangun, baik secara fisik maupun di Bidang SDM,” ungkapnya.
“Sebelum acara inti dilaksanakan, kami Dewan Guru dan Siswa berkumpul di tempat acara yang akan digelar dengan mengenakan pakaian terbaik kami. Kata sambutan Bapak Musyairin penuh dengan keheningan, kata demi kata, Beliau sampaikan seakan-akan Beliau sangat berat untuk berpisah, Beliau tersenyum tapi Air Mata mulai membasahi Matanya,” jelas Sigit.
Sigit juga menyampaikan, saat Kepala Sekolah yang lama menyampaikan sambutannya.
“Sebelumnya Beliau tidak bisa membayangkan kalau hari ini akan berpisah. Peserta yang hadir pada saat itu mulai terlihat Wajah yang sedih di tahan, mengingat jasa-jasa kebaikan Beliau selama ini. masa-masa itu akan selalu menjadi ingatan kami,” ujarnya.
Upacara Serah Terima Jabatan pun berlangsung dengan haru. Musyairin menyerahkan Jabatan Kepemimpinanya kepada penggantinya, yakni Yeni Farida.
“Kata-kata Perpisahan pada saat itu, akan menjadi pengalaman saya, berarti kita tidak selamanya bersama, setiap kebersamaan pasti ada perpisahan, atas dedikasi Beliau yang tanpa mengenal lelah, tidak terbayangkan pada saat itu akan berakhir,” jelas Yeni.
“Bapak Musyairin selama ini, sepengtahuan saya beliau tidak hanya memimpin sekolah ini, tetapi juga menanamkan benih inspirasi di Hati para Guru dan Siswa di sekola ini, Warisan kebaikan Beliau akan selalu kami kenang,” jelas Yeni.
“Menjadi Kepala Sekolah adalah Amanah. Saya mohon dukungan, bimbingan, dan kerja sama dari seluruh Guru, Staf, dan Orang Tua untuk membawa sekolah ini mencapai prestasi yang lebih tinggi.
“Mari kita jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi Anak Didik kita. Saya siap mendengarkan, saya siap belajar dan saya siap berkolaborasi untuk mencetak Generasi Penerus yang membanggakan.” tutup Yeni. (Sulman Paris)
![]()
