TASIKMALAYA, jejakkasus.co.id, – Tragedi kembali mencoreng wajah keselamatan Lalu Lintas, kecelakaan maut terjadi di Jalan Gunung Tujuh, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebuah sepeda motor Yamaha Aerox dengan Nomor Polisi Z 5516 HAE ditabrak dari belakang oleh sebuah Bus berwarna biru yang hingga kini belum teridentifikasi secara jelas.
Insiden tersebut menewaskan dua orang, yakni pengendara motor yang diketahui seorang perempuan, serta penumpangnya.
Keduanya tidak sempat mendapatkan pertolongan akibat kerasnya benturan yang diduga terjadi dengan kecepatan tinggi.
Yang lebih memprihatinkan, alih-alih bertanggung jawab, Pengemudi Bus justru melarikan diri dari lokasi kejadian.
Tindakan ini menuai kecaman keras, mengingat kewajiban hukum dan moral setiap Pengemudi untuk memberikan pertolongan dalam situasi kecelakaan.
Warga sekitar yang menjadi Saksi Mata menyebutkan, bahwa Bus melaju cukup kencang sebelum menghantam motor dari arah belakang.
Setelah kejadian, kendaraan besar tersebut tidak berhenti dan langsung kabur, meninggalkan korban tergeletak di Jalan.
Peristiwa ini kembali membuka luka lama, lemahnya pengawasan terhadap kendaraan umum dan minimnya penegakan hukum terhadap Pelanggaran Lalu Lintas yang berujung fatal.
Pertanyaan besar pun muncul, berapa banyak lagi nyawa harus melayang sebelum ada tindakan tegas?
Pihak Kepolisian diharapkan segera bertindak cepat untuk mengidentifikasi dan menangkap Pengemudi Bus yang bertanggung jawab.
Rekaman CCTV di sekitar lokasi serta keterangan Saksi menjadi kunci penting untuk mengungkap kasus ini.
Kecelakaan ini bukan sekadar angka statistik. Ini adalah kehilangan nyata, dua nyawa yang tak akan kembali dan keluarga yang harus menanggung duka.
Sudah saatnya keselamatan di Jalan tidak lagi dianggap sepele, dan Pelaku Pelanggaran diberi Sanksi setimpal tanpa kompromi. (Ade)
