KABUPATEN CIREBON, jejakkasus.co.id, – Senyum bahagia terpancar dari Wajah Nenek Iyet, warga Desa Waled Kota, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar).
Pasalnya, Rumah Reyotnya yang selama ini jauh dari kata layak, kini mulai dipugar oleh Polresta Cirebon melalui Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada Jumat (27/2/2026).
Aksi Kemanusiaan ini merupakan langkah nyata Polresta Cirebon dalam menindaklanjuti Unstruksi Kapolda Jawa Barat untuk mengentaskan Hunian tidak layak bagi masyarakat Prasejahtera.
Sebagai Respons cepat untuk Kondisi memprihatinkan keputusan Bedah Rumah ini diambil setelah Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., SIK., M.H., menerima laporan mengenai kondisi Kediaman Nenek Iyet yang mengkhawatirkan.
Rumah berbahan Bilik Bambu tersebut dinilai sangat berisiko, apalagi Nenek Iyet tinggal bersama adiknya (Toha), serta Ibundanya yang sudah Lanjut Usia dan Penyandang Disabilitas.
”Target kami, sebelum Lebaran, rumah ini sudah kokoh dan tidak bocor lagi. Kami ingin Keluarga Nenek Iyet bisa menjalankan Ibadah di Bulan Suci dengan tenang dan nyaman,” ujar AKBP Eko Munarianto.
Apresiasi dari masyarakat, langkah taktis Kepolisian ini mendapat apresiasi tinggi dari Kuwu Waled Kota H. Afiat.
Ia memuji respons cepat Polresta Cirebon yang terjun langsung ke lapangan tanpa Birokrasi yang rumit. Proyek pembangunan ini diproyeksikan akan rampung sepenuhnya pada awal Maret 2026.
Melalui Operasi Kemanusiaan ini, Polresta Cirebon berharap, semangat kepedulian sosial dapat terus menular ke berbagai Instansi lain demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Wilayah Kabupaten Cirebon.
“Perubahan yang saya lakukan dengan aksi nyata dan cepat: Program langsung dieksekusi setelah Koordinasi Internal untuk menjamin bantuan jatuh ke tangan yang tepat. Dengan semangat Gotong Royong: Proses pembongkaran dilakukan secara bahu-membahu oleh personel Polresta Cirebon, Polsek Waled, dan warga setempat,” ungkapnya.
Simbol Kepedulian Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto secara simbolis memulai pemugaran sekaligus menyerahkan Tali Asih kepada Keluarga Nenek Iyet.
“Pemugaran berjalan aman dan lancar. Progres pembangunan yang direncanakan rampung pada 4 Maret 2026,” tutup AKP Fadholi, S.H. (E. Kurtis)
![]()
