BELITUNG TIMUR – Permasalahan di bidang kesehatan kembali mencuat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya pasien yang sedang berobat maupun menjalani rawat inap. Kali ini, persoalan terjadi di Puskesmas Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, yang belum memiliki sumber air bersih memadai untuk memenuhi kebutuhan pasien maupun pengunjung.
Permasalahan ini mungkin terlihat sepele, namun berdampak besar. Air merupakan kebutuhan utama yang sangat vital, terlebih bagi fasilitas layanan kesehatan yang melayani banyak orang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketersediaan air bersih di Puskesmas Gantung dinilai belum mencukupi. Padahal, kondisi bangunan puskesmas yang cukup luas serta fasilitas yang tergolong baik seharusnya diimbangi dengan ketersediaan air bersih sebagai salah satu kebutuhan primer.
Kepala Puskesmas Gantung, Aulia Rahmi A, saat ditemui di kantornya pada Senin (30/3/2026), menyampaikan bahwa pembelian air bersih telah dilakukan sejak tahun 2019, bahkan sejak dirinya masih berstatus staf.

“Kondisi ini masih terus berlangsung hingga sekarang, termasuk setelah saya dilantik menjadi kepala puskesmas bulan lalu,” ujarnya.
Aulia menjelaskan, Puskesmas Gantung memiliki dua unit sumur bor. Namun, air yang dihasilkan berwarna kuning sehingga tidak layak digunakan sebagaimana mestinya. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pihak puskesmas setiap hari membeli air dari PDAM sebanyak satu tangki atau sekitar 4 ton, dengan harga Rp150 ribu per tangki.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, seperti penggunaan filter penyaring air. Namun, upaya tersebut terkendala pada aspek pemeliharaan.
“Kami juga sudah menyampaikan persoalan ini kepada dinas terkait, namun kembali disarankan menggunakan filter yang tetap terkendala perawatan. Selain itu, kami juga telah mengajukan pemasangan jaringan ke PDAM, tetapi dinyatakan belum terjangkau,” jelasnya.
Aulia berharap permasalahan ini dapat segera diatasi mengingat pentingnya ketersediaan air bersih bagi pelayanan kesehatan dan kepentingan masyarakat luas.
Sementara itu, salah satu sumber yang dapat dipercaya menyebutkan bahwa ketersediaan air bersih di Puskesmas Gantung tidak hanya terbatas, tetapi juga kerap kosong dalam beberapa bulan terakhir.
Sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat, sudah sepatutnya pemerintah segera mencari solusi konkret dalam mengatasi persoalan ini. Pasalnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat diabaikan.
“Bagaimana masyarakat bisa sehat jika pasokan air bersih saja tidak memadai, bahkan sering kosong,” ujarnya.
(MR)
![]()
