LAHAT, jejakkasus.co.id, – Korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang diduga jatuh ke Aliran Sungai Lematang di Desa Kebur, akhirnya berhasil ditemukan, Kamis (27/11/2025).
Upaya pencarian yang dilakukan oleh warga bersama Tim SAR membuahkan hasil, ketika korban ditemukan di Desa Telatang, sekitar tiga meter dibawah Jembatan Gantung yang berada di Sawasan sungai tersebut.
Kepala Desa (Kades) Muara Maung Armanudin mengonfirmasikan, bahwa korban merupakan warganya yang mengalami Lakalantas di Jembatan Desa Kebur pada Rabu malam.
Ia menyampaikan rasa syukur, karena proses pencarian berjalan lancar hingga korban dapat ditemukan oleh masyarakat bersama Tim SAR di Lokasi Sungai.
“Alhamdulillah, korban sudah berhasil ditemukan di lokasi dan saat ini sudah berada di Rumah Duka dan akan segera dimakamkan,” ujarnya.
Ia juga mewakili Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut terlibat membantu pencarian korban, baik dari Unsur SAR, Relawan, maupun warga yang bergerak tanpa lelah sejak malam kejadian.
“Kami mewakili Pemerintah Desa Muara Maung dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi membantu pencarian korban. Kita doakan, semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, tuturnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lahatinfo, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB pada Rabu malam. Korban bernama Erwinsyah (46), warga Desa Muara Maung, saat itu mengendarai sepeda motor dengan Nomor Polisi BG 3759 DAR. Ia melaju dari arah Lahat menuju Muara Enim.
Setiba di Jembatan Kebur, sebuah Minibus berplat BG 1044 WC yang melaju dari arah Muara Enim ke Lahat tiba-tiba menabrak korban. Benturan keras membuat Erwinsyah terpental dan diduga jatuh ke Sungai Lematang.
Insiden itu langsung memicu kepanikan, hingga warga berinisiatif melakukan pencarian bersama petugas SAR di Pinggiran Sungai pada malam itu juga.
Setelah ditemukan, Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Duka untuk disemayamkan, sebelum nantinya dimakamkan secara layak oleh keluarga.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Muara Maung. Namun, solidaritas warga dan respons cepat Tim SAR menjadi bukti, bahwa kepedulian terhadap sesama masih hidup di tengah masyarakat Merapi Barat.
Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut, sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terulang di Ruas Jembatan yang rawan kecelakaan. (Oby)
![]()
