EMPAT LAWANG, jejakkasus.co.id, – Penebangan Hutan secara liar di Kawasan Tambang Emas di Bukit Sanggul suatu saat akan meluas ke Wilayah Hutan Empat Lawang yang bertepatan di Hulu Desa Talang Padang Kecamatan Pasma Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (2/1/2026).
Jika hal ini terjadi, konon kabarnya akan terjadi Penebangan Hutan secara besar-besaran, Pasma Air Keruh diduga akan tenggelam bersama Air Lumpur dan potongan Kayu, mirip persis yang terjadi di Aceh dan Padang Sumatera Barat.
Masyarakat Talang Padang yang enggan disebutkan namanya membeberkan.
“Jika hal ini terjadi, Kecamatan Pasma yang menjadi korban, korban dari kepentingan Penguasa, korban kepentingan Politik, dan korban kepentingan Investasi Asing,” ungkapnya.
“Janji manis Perusahaan tidak bisa menjadi panutan, sebagai contoh di Kabupaten Lahat, Tambang Batubara yang sangat besar, namun masyarakat sekitarnya untuk menyambung hidup saja masih susah,” ujarnya.
“Juga Perusahaan Kebun Kelapa Sawit yang ada di Empat Lawang, tidak ada masyarakat yang makmur setelah kedatangan Perusahaan, malahan masyarakat bertambah susah akibat dijajah oleh Perusahaan,” katanya.
“Contoh yang nyata ini akan membangun pengetahuan masyarakat yang akan terdampak, jangan sampai hal serupa terjadi di Kecamatan Pasma Air Keruh, kita harus pertahankan ini, cegah Penebangan Hutan Lindung, jika tidak, bencana akan datang secara tiba tiba,”paparnya.
Salah satu Tokoh Masyarakat Pasma Air Keruh juga menjelaskan, aktivitas Pertambangan Emas yang dikelola oleh PT USDMU semakin merajalela.
“Ditambah lagi praktik ilegal yang merusak Lingkungan Hutan yang terus terjadi, ini mengindikasikan lemahnya komitmen Aparat dalam menangani masalah ini, seolah-olah ada pembiaran, olehnya PT SDMU sudah beroperasi sejak Tahun 2009 lalu,” ucapnya.
“Kami masyarakat berharap kepada yang berwenang agar segera mengambil langkah tegas, tindak Pelaku secara hukum,” ujarnya.
Tambang yang akan merusak Ekosistim didepan Mata harus dihentikan, desakan yang disampaikan ini semata-mata demi kepentingan publik,” tegasnya.
Tidak hanya di Seluma, di kemudian hari, Air Sungai keruh akan menjadi targetnya, untuk memperlacar aktifitas mereka,” jelasnya.
Air Sungai adalah sumber kehidupan yang digunakan masyarakat luas, akan tercemar akibat Tambang Emas yang menguntungkan hanya segelintir orang.
“Rakyat selalu menjadi tumbal, kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami berharap segera dilakukan penindakan dan penegakan hukum, jikalau tidak, akan banyak korban akibat ulah Oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Sulman Paris)
