OKU SELATAN, jejakkasus.co.id, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan kembali menunjukkan keseriusannya menjaga Kelestarian Alam sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Melalui Dinas Perikanan, Pemkab OKU Selatan melakukan restocking besar-besaran dengan menebar 110 ribu Bibit Ikan di Perairan umum Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Kecamatan Kisam Tinggi, Senin (9/2/2026).
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 100.000 Ekor Ikan Nilam dan 10.000 Ekor Ikan Jelawat dilepas langsung ke Perairan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perikanan OKU Selatan dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam, Jambi.
Penebaran Bibit Ikan ini dihadiri Bupati OKU Selatan yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda OKU Selatan Zulfakar Dani, S.Sos., bersama Unsur Forkopimda, Perangkat Desa, serta masyarakat setempat yang tampak antusias menyaksikan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Zulfakar Dani menegaskan, bahwa kegiatan restocking ini bukan sekadar Seremonial, melainkan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam menjaga keseimbangan Ekosistem Perairan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berkomitmen menjaga keberlanjutan Sumber Daya Perikanan dan mendukung Ketahanan Pangan. Dengan Penebaran Bibit Ikan ini, kami berharap Populasi Ikan di Perairan umum meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan Alat Tangkap yang merusak lingkungan, seperti Racun, Putas dan Setrum.
Menurutnya, keberhasilan restocking sangat bergantung pada kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Perairan serta memberi ruang bagi Ikan untuk tumbuh dan berkembang.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Kisam Tinggi, khususnya Desa Danau Rata dan sekitarnya,” tuturnya.
“Dengan langkah ini, Tebat Gabus dan Tebat Bengkok tak hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga simbol komitmen OKU Selatan dalam merawat Alam demi masa depan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Ria)
