Jawa Tengah : Selayang Pandang Visi Kuwu Sepuh, Desa Kubang Putat Kecamatan Tanjung-Brebes

BREBES- Ada banyak kepala desa mendapatkan masalah Dana Desa bukan karena kejahatannya melakukan korupsi melainkan karena tak mampu mengelola pemerintahan desa sehingga terseret masalah di luar yang dia bayangkan.

Di ungkapkan Kang Ustadz kepada awak media Jejak Kasus di sela-sela kesibukan beliau sebagai Ketua BPD Desa Kubang Putat, Kecamatan Tanjung

“seperti kita tau mas, fungsi kepala desa itu banyak sekali. Menyelenggarakan pemerintahan, seperti tata praja pemerintahan, penetapan¬† peraturan desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban, melakukan upaya perlindungan masyarakat , administrasi kependudukan, penyataan dan pengelolaan wilayah,” Ujarnya.

“Alhamdulillah, Kepala Desa sekarang yaitu Bapak Hady Sutrisno, walaupun sudah 2 kali menjabat dan rencana akan maju mencalonkan diri lagi di putaran ke-dua nanti. Beliau tegas dalam melaksanakan pembangunan sarana prasarana, bidang pendidikan dan kesehatan. pemberdayaan masyarakat, sosial budaya masyarakat, keagamaan dan ketenagakerjaan, sosial ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga dan karang taruna.

Fungsi lainnya adalah¬† membangun hubungan kemitraan dengan lembaga lainnya seperti dengan kami BPD” lanjut seorang Ketua yg Muda dan Tegas ini.

Di Kecamatan Tanjung ada beberapa Desa/kelurahan yang memiliki 2 keadaan, baik dari sisi Geografis dan bahasa serta budayanya. Seperti salah satunya yaitu Desa Kubang Putat yang terletak di bagian selatan Tanjung, yang berbatasan dengan kecamatan Banjarharjo di sebelah selatannya dan kecamatan Kersana di sebelah timurnya. Adapun mayoritas penduduknya bekerja pada sektor pertanian palawija, bawang merah adalah komoditi yang paling utama di Desa ini dengan mengutamakan Pengelolaan lewat GAPOKTAN (Gab. Kelompok Tani), ada pula yang bekerja pada sektor perdagangan, sebagai pedagang sayur – mayur sampai kontraktor dan karyawan swasta.

Iklim Desa Kubang Putat sendiri, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di masyarakat petani. Mengandalkan air kiriman dari Waduk Malahayu dengan Sarana Pompa Air sewaan.

Kondisi geografis desa Kubang putat datar, yang dikitari persawahan-persawahan dari 4 penjuru (baca: di kelilingi persawahan-red). Selain Desa Kubang putat ini memiliki Pedukuhan/kampung (baca: cantilan) yang harus diperhatikan dalam hal pemerataan pembangunan fisik dan non fisiknya ketika menerima dana bantuan Pemda baik Pemda, Pemprov, maupun Pusat. Ternyata Desa yang satu ini memiliki Visi dan misi untuk Kesejahteraan warganya. Betapa tidak., dari segi Dunia Pendidikan, Desa ini menyediakan Fasilitas yang sebagian anggaran berasal dari kemandirian desa, telah berhasil Memiliki 1 sekolah PAUD di Pedukuhan Karang Mangu, 1 sekolah TK di Desa Kubang Putat, 2 sekolah SDN di Desa Kubang Putat, 1 SMP-Islam di Desa Kubang Putat. Sedangkan dari segi olahraga kepemudaan berhasil mengkondisikan 2 (dua) buah lapangan sepak bola, 1 Lapangan Bolla Volley untuk turnamen cup.

Saat berjumpa dengan Awak media Jejakkasus, sang Sepuh Kepala Desa berucap,” Seluruh pembangunan Desa yang anggarannya baik dari Pusat, Pemprov maupun Pemkab semua berjalan pada koridornya. Untuk pembangunan fisik kan ada aturan harus membentuk¬† TPK, dan itu berjalan sesuai SOP.” Tegas Kuwu Sepuh yang kini lanjut usia.

“Sehingga jika ada pihak-pihak yang mencari-cari celah kesalahan kami dalam menjalankan amanah negara. Silahkan saja di telusuri sebagaimana mestinya. Kami ta’at aturan, bahkan kami rela merogoh saku warga sendiri dalam beberapa pembangunan.” Tegas Kuwu yang di kenal Gemar Olah raga di masa muda dulu. (Dh. Adi).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *